Kamis, 25 Agustus 2016

bulsit untuk sahabat

Mungkin bagi aku itu bulsit??
Sahabat?

Apakah sahabat itu kawan yang sedang berada disekeliling kita saat ini karna kita saling butuh?
Apakah sahabat itu yang jauh namun mncoba selalu dekat namun akhirnya saling berdiam tanpa kata?
Apakah sahabat itu kawan yang slalu mencoba mengingatkan kita namun hanya dalam kata?
Apakah sahabat itu orang yang mendengarkan keluhan kita namun hanya sekedar ingin tau?


Apa sahabat itu??
Kita hanya berteman selayaknya makhluk sosial yang butuh akan seseorang
Jangan menganggap bahwa sahabat kitalah yang terbaik..
Karna sahabatmu tak selalu mempunyai pendapat yang sama sepertimu
karna shbtmu tak selalu satu jalan denganmu
Karna shbtmu tak mungkin slalu mengerti kamu

Hidup yang tak Kekal

Wahai pecinta duniawi
Puaskah kau mengagumi ragamu?
Tersenyum di cermin penuh dengna kebanggaan
Siapa dirimu?
Berlagak sempurna kau tersenyum melihat paras yang tak kekal
Ingat..
Kau hidup bukan hanya dengan ragamu
Lihat jiwamu
Benarkan logikamu berjalan dalam dunia ini?
Benarkah hatimu dalam merasa?
Kau tak pantas menghakimi
Sosokmu masih selemah orok yang mudah tuk tersakiti
Sosokmu hanya tercipta dari tetesan air hina
Dan
Masihkah kau bangga dengan semua itu?

Jumat, 20 Mei 2016

Aku yang tak mampu mengerti

Wahai Mentari
Lihatlah aku
Temani aku untuk sejenak
Melepas segala kegundahan yang terpendam
Menopang diri yang tak mampu tuk berlari
Menggapai sebuah mimpi yang terinspirasi akan
Mekarnya bunga yang menghiasi permukaan dibumi

Semakin dalam aku lihat keidahan akan semua ciptaan Tuhan
Semakin aku tak mampu mnghapus sebuah air mata keegoisan
Yang tak pernah mensyukuri atas apa yang tergenggam selama ini

Aku bagaikan bongkahan kecil yang tak berguna
Siapa yang perduli akan diri ini?
Diri yang tak mampu untuk memahami yang lainnya
Diri yang hanya ingin dilihat bahwa dia mampu tuk sendiri
Dengan sejuta rasa sepi yang kian menyelimuti
Menyiksa diri bagai tertusuk oleh sebuah belati

Bukan ini yang aku ingini
Aku yang tak mampu berkata bahwa aku tak mampu tuk sendiri
Aku yang tak bisa menjerik dalam kenyataan hidup yang tak pernah mampu aku mengerti
Dimana aku harus melepas sebuah ketenangan diri
Dimana semua mimpi sirna teriring oleh hilangnya jatidiri

Aku ingin kau mengerti
Aku ingin kau disini
Aku yang tak mampu menggenggammu erat
Hingga kau mampu tuk berlalu
Tak melihat aku yang tetap disini
Dengan berjuta ego yang tak bisa aku pahami
Mengapa aku slalu menghakimi

Hati yang tak mampu terlihat

Dimana aku berpijak disitulah aku hidup
Dimana aku hidup disitulah aku merasa
Dimana aku merasa disitulah aku terluka

Ini lah hidup seorang yang tak bermakna dalam dunia
Mengikuti jalan hidup yang tak menentu hingga terusir oleh waktu

Aku ingin tegar
Menatap dunia penuh dengan senyuman
Namun aku hanyalah manusia berparas penuh dengan kebohongan
menutupi setiap luka yang tak mampu terucap oleh sebuah kata

Hati ini aku yang merasa
Dimana tak ku ingini terlihat betapa rapuh dan usangnya
Hati yang penuh dengan kegelapan

Aku hanya memiliki satu penerang
yang slama ini tak mampu ku genggam
untuk tetap berada dalam satu ruang dimana dapat menuntunku berjalan

Namun aku merasa tenang
karena penerangku ada bersamamu
dimana aku bisa melihatmu lebih berpijar
dan aku mampu berjalan kearah dimana kau berada
Walau berjuta bara tepat berada dibawah kaki yang berjalan tanpa sebuah keraguan

Kamis, 24 Desember 2015

Mentari

Wahai mentari
Apakah kau kehilangan cahayamu?
Kau nampak redup saat kabut hitam menghampiri

Wahai mentari
Kau sangatlah tangguh dan penuh peesona
Tapi mengapa kau nampak tak berarti saat cahamu tertutupi?

Wahai mentari
Pernahkah kau lelah?
Kau slalu menerangi bahkan disaat kegelapan menyelimuti

Wahai mentari
Apakah kau setangguh itu?
Kau tetap bertahan menerangi
bahkan disaat kehadiranmu tak diingini

Lelah Hati

Inginku bercerita tentang kisah ini
Inginku luapkan segala kerisauan hati
Dimana aku harus berdiri
Menatap sebuah mimpi yang tlah sirna kini

Dapatkah aku menyandarkan diri ini?
Hanya sejenak..
Lemah kini ku tuk berdiri
Kumohon kau disini
ku ingin curahkan semua isi dihati

Tak perlu kau coba tuk pahami
Sebuah kata yang tak ingin tuk dimengerti
Hanya mencoba meneduhkan hati
Yang tak mampu tuk menenangkan diri
Hanya ingin berkata
Tuk sebuah peluapan emosi

Aku tak bersungguh tuk kau melihat diri ini
Yang tlah terkontaminasi oleh sebuah mimpi

Selasa, 26 November 2013

Sahabat Terlupakan

aku adalah sahabatmu
sosok orang yang selalu ingin kamu baik2 saja
sosok orang yang ingin slalu mengerti dan dimengerti

aku mungkin tak bisa selalu memciptakan kebahagiaan
tapi aku mampu bertahan dalam kegelapan yang kau hadapi

saat kau tak ingin kan aku
saat kau merasa aku adalah benalu bagimu?
aku rela untuk pergi,
karna aku adalah sosok sahabat
sahabat yang hanya ingin melihat senyum
walau aku pergi dengan senyum yang menutupi luka
walau kecewa menyelimuti
walau tak mudah untuk mengangggap semuakan baik2 saja
tpi aku tetap mencoba tersenyum
karena ini pinta yang mungkin baik untukmu

hanya ingin kamu baik2 saja
bukan untuk menyakitimu
jika benar kau tak lagi anggap persahabatan ini
aku rela diam dan menunggu
satu pintaku, jangan membenciku
jangan kau anggap aku sebagai musuhmu
aku bukanlah orang asing untukmu
hanya saja aku adalah sosok sahabat yang terlupakan